Menpora Cup 2013
Sepak Bola Lainnya Suporter Sleman Fans Membuat Pemain Berada Dalam Sebuah Keluarga
Rabu, 10 Juli 2013 | 02:31:44 WIB Oleh : Feryna

Sleman Fans Membuat Pemain Berada Dalam Sebuah Keluarga

Sleman Fans Membuat Pemain Berada Dalam Sebuah Keluarga
© GarudaSoccer.com
Share This :

GarudaSoccer.com - Kalau kita berbicara tentang klub sepakbola, tentu tidak terlepas dari suporternya. Antara klub dan suporter merupakan dua hal yang berkaitan, tidak bisa berdiri sendiri. Suporter ada karena berdirinya sebuah Klub yang mereka dukung, dan Klub Sepakbola juga bisa berdiri jika ada suporternya. Dalam tulisan kali ini, saya akan coba mengenalkan sebuah suporter klub kecil yang sedang mencoba untuk terbang menjelajahi dunia yang indah ini.


Aktivitas klub ini sangat jauh dari sorotan media baik televisi ataupun cetak. Klub ini berasal dari sebuah Kabupaten yang berada di bagian utara Propinsi DI Jogjakarta, kabupaten Sleman. Yah nama klub ini adalah PSS Sleman. Sebuah Klub yang saat ini berlaga di Divisi Utama PT LPIS. Sebuah klub kecil yang mencoba mandiri. Klub yang saya Banggakan sejak tahun 2000 ketika saya masih duduk di bangku SMU.


PSS Sleman ini pada awal kemunculannya di kancah persepakbolaan nasional sekitar tahun medio 2001 hanya didukung oleh masyarakat Sleman saja, tanpa bernaung dalam sebuah organisasi suporter. Pada tahun tersebut di sekpabola nasional kita memang sedang booming pembentukan wadah suporter seperti Aremania, Jakmania, Pasoepati dll.


Untuk lebih merapikan dukungan terhadap PSS Sleman, beberapa tokoh sepakbola Sleman membentuk sebuah panitia sayembara nama Pendukung PSS Sleman. Panitia tersebut diketuai oleh Ir. Trimurti Wahyu Wibowo, yang kelak menjadi Ketua Umum organisasi suporter PSS yang pertama.tepat pada tanggal 22 Desember 2001 Dari beberapa nama yang berhasil masuk ke meja panitia terpilihlah nama Slemania.


Pada awal berdirinya Slemania berfungsi sebagai alat kontrol dan pengorganisasian para pendukung PSS Sleman. Namun seiring berjalannya waktu, Slemania difungsikan sebagai alat transformasi dari suporter yang anarki dan merugikan masyarakat sekitar menjadi suporter yang damai, atraktif dan kreatif. Sampai hari ini peran ini berhasil dijalankan dengan baik. Sebagai buktinya Slemania hampir tidak ada masalah ataupun benturan dengan kelompok suporter yang lain.


Eksistensi Slemania sebagai kelompok suporter yang atraktif dan anti anarki ini mendapat pengakuan dari media telivisi nasional yaitu ANTV. Slemani terpilih sebagi Suporter Terbaik, meskipun oleh Pengurus Pusat Slemania sendiri sangat tidak setuju dengan kata kata “Terbaik”. Karena senua suporter itu sama saja dan punya cara masing masing dalam memberikan dukungan


Kurang lebih sekitar tahun 2005 di antara Pendukung PSS, Slemania, muncul sekelompok orang yang berpakaian serba hitam dengan membawa Giant Flag dan beberapa Hand Banner yang menamakan kelompoknya Ultras PSS 1976. Kelompok baru ini sedikit berbeda dg Slemania atau bahkan dengan wadah suporter klub Indonesia yang lain. Penulis memperhatikan lebih bergaya Suporter Eropa yang sering disebut Ultras sesuai namanya, bedanya pada tahun tersebut masih menjadi satu tribun di Tribun Utara Maguwoharjo. Masih belum terlihat Capo Tifonya.


Seiring berjalannya waktu Ultras PSS ini berkembang menjadi besar dan semakin banyak anggotanya. Perlahan pada awal 2007 atau 2008 kelompok ini beralih ke Tribun Selatan Maguwoharjo. Karena semakin banyaknya anggota dan untuk lebih mempermudah pengorganisasiannya maka sekitar tahun 2009, Ultras PSS 1976 meleburkan diri sebagai Brigata Curva Sud x PSS1976 (BCSxPSS1976). Kelompok ini berbeda cara memberikan dukungan terhadap Klubnya. Setiap mendukung di Stadion mereka selalu memakai sepatu, jeans dan kaos hitam. Maksudnya adalah sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan mereka yang berjuang di lapangan.


Kelompok ini juga tiada hentinya bernyanyi sepanjang pertandingan. Fenomena baru, mereka selalu membuat koreografi yang indah. Meskipun berusia lebih muda, BCS ini tidak kalah dengan saudara tuanya, Slemania, dalam hal prestasi. Meskipun belum mendapat pengakuan di tingkat nasional tetapi BCSxPSS ini tercatat dua kali masuk Top Five Ultras sedunia yang dilansir oleh Utras Tifo. Prinsip mereka tidak ada pemimpin, yang ada hanya kebersamaan.


Kedua kelompok suporter ini memang sempat tenggelam dalam persaingan negatif. Masing masing saling beradu fisik dan menimbulkan beberapa korban dari kedua kelompok tersebut. Pada awal Musim 2013 ini baik Slemania dan BCS mengakhri permusuhan tersebut dengan ditandatanganinya Kesepakatan damai diantara keduanya dihadapan kapolres Sleman.


Damainya dua kelompok tersebut membawa dampak positif bagi PSS Sleman. Setiap pertandingan baik home ataupun away selalu dijejali oleh supporter. Untuk lebih mengakrabkan diantara kedua kelompok tersebut, di dunia maya muncullah tag line #SlemanFans. Saat ini baik Slemania maupun BCSxPSS saling bersaing dalam kreatifitas saat memberikan dukungan kepada PSS SLEMAN. Mencontoh dari Aremania, para Pendukung PSS Sleman ini tidak lupa selalu membeli tiket dan merchandise resmi kub kebanggaan mereka. Mereka ingat slogan bahwa Suporter adalah Pewaris Abadi Klub. Suporter adalah Pemilik klub yang sebenarnya.


Dampak Positif lain bagi PSS Sleman, para pemain merasa dihargai dan seperti hidup di sebuah keluarga besar. Yaa bagi fans, PSS Sleman bukan sekedar klub Kebanggaan saja tetapi juga sudah merupakan Keluarga. Ada sebuah kata perpisahan dari Bang Usep Munandar sebelum keluar dari Maguwoharjo : “Hal yg tidak bisa saya lupakan dari Sleman adalah fanatisme para pendukungnya dan para pemain yang sudah seperti saudara saya sendiri”


Itulah sebuah coretan saya tentang sleman fans, semoga bisa lebih mengenalkan elemen-elemen pendukung PSS SLEMAN. Klub yang nyaris tidak terekspos media. Bagi saya sendiri, meskipun saya bukan asli Sleman tapi lahir di Bantul, PSS Sleman merupakan sebuah keluarga. Entah berapa banyak yang berhasil saya anggap sebagai saudara karena sering bertemu baik saat menonton ataupun di luar dari stadion.


Salam Damai buat semua Suporter Indonesia dimanapun berada dari Seorabg Sleman Fans. FORZA INDONESIA!!! (Noorb)

Dilihat Sebanyak 1727 Kali
Komentar Anda
Opini
Oleh : Johannes Sugianto
Oleh : Johannes Sugianto
Oleh : Feryna
Oleh : Johannes Sugianto
Oleh : Johannes Sugianto
#Lihat Semua Opini
Klasemen Sepakbola
No Klub Main Poin
1
Persib Bandung
33 60
2
Mitra Kukar
32 59
3
Sriwijaya FC
32 57
4
Barito putra
32 50
5
Gresik United
33 45
#Lihat Selengkapnya
Top Skorer
Info Iklan | Tentang Kami | Kontak | Disclaimer | Redaksi | Privacy Policy | Back to top!
Copyright © 2013 Garuda Soccer All right reserved
Developed by